Selasa, 10 Juli 2012

Sulaiman Aly bin Sulaiman Attamimi,andai saja kamu diberi waktu dan kesempatan yang panjang menemaniku,satu hal yang ingin aku tanyakan padamu "SEBERAPA BANYAKKAH HUTANGMU PADA MANUSIA?" Aku pun tak pernah berpikir untuk menanyakan hal ini pada "JANDAMU'' mungkin akan segera kutanyakan,tapi apakah dia mengerti akan urusan-urusanmu dengan manusia diluar sana? semoga saja dia seorang istri yang tahu segala urusan suaminya.Kamu tahu aku MARAH pada manusia-manusia diluar sana yang tidak memperlakukanku seperti manusia,Alhamdulillah aku tidak sendirian ALLAH selalu bersamaku dengan itu aku KUAT.Kamu menikmati tidur panjangmu menanti waktu menuju RABBmu,dan disini aku melanjutkan hidupmu tanpa tahu apa-apa tentangmu,dan kamu tahu itu menyakitiku,sakit ini membuatku MARAH PADAMU,maafkan aku!

"luka yang membara"

Senin, 09 Juli 2012

Aku tak mengenalnya
karenanya aku tak punya ikatan emosional dengannya
seperti berjalan diatas Es dan tergelincir,seperti itulah aku mengenalnya!
namun,aku MenciNtainya sebanyak dia membenciku /kami..............................
Aku adalah Ambisiku
semua hasrat dan keinginan harus berhenti untuk tujuanku

Aku adalah Kemauanku
indah dan gemerlapnya dunia harus berhenti untuk satu tujuan yang lebih pasti

Aku adalah usahaku
aku pastikan semua cara,tentunya yang positif untuk tercapai
AMBISI
KEMAUAN dan
USAHA ku karena,aku adalah AKU . . . . .
Akulah sang pemenang
karenanya,hari ini aku berada diantara,bukit,gunung,lembah dan laut
Akulah sang pemenang
karenanya hari ini aku dapat menikmati segarnya bau tanah ketika turun hujan
Akulah sang pemenang itu . . .
yang selalu berusaha tetap mempertahankan gelarku untuk hari ini,besok,dan kelak dikemudian hari
Trimakasih tuhanku,atas pilihanmu . . .
berilah aku waktu untuk mempersiapkan semuanya,kelak ketika bertemu aku dapat menikmati wajahMU.............
Tersesat bingung di padang pasir
langkah-langkah berat terseret membentuk gradasi diatas pasir panas nan lembut
hujan debu membuatku panik,berteriak dengan sisa tenaga yang seharusnya kusimpan
terjatuh,terjerembab dipusaran pasir,lalui lorong panjang dengan kecepatan yg tinggi
terhempas,terkulai dengan luka membiru dihati,manusia malang diujung ajal . . .
Impianku jalan bersama pertumbuhanmu
Hasratku ada disetiap langkah - langkah kecilmu
Usahaku mulai terlihat jelas dimungil tanganmu
Dan Amarahku larut bersama mimpi-mimpi malammu
Tidurlah nak,pulihkan tenagamu tuk esok yang lebih baik
Karena Aku,Kau dan DIA kan berjalan bersama menuju cahayaNYA,Allah Ma'ak . . .